GARUDA 24 JAM – Untuk mengurai kepadatan kapal yang berpotensi mengganggu keselamatan dan kelancaran aktivitas perikanan tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan penataan kapal perikanan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Muara Angke, Jakarta Utara.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif menyampaikan bahwa sejak awal tahun 2026, KKP bersama Dinas Kelautan dan Perikanan DKI Jakarta telah melakukan identifikasi kapal perikanan di Muara Angke.
Identifikasi ini mencakup status izin kapal, kondisi fisik, serta pemetaan alur keluar-masuk pelabuhan.
Ia menjelaskan identifikasi itu dilakukan guna memastikan kelancaran aktivitas kepelabuhanan perikanan, keselamatan pelayaran, serta pelayanan kepada nelayan dan pelaku usaha perikanan tetap berjalan optimal.
“Di samping itu, kami sedang memetakan alur masuk dan keluar dari pelabuhan, untuk memudahkan akses nelayan dari atau ke fishing ground,” kata Lotharia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Ia menyampaikan proses penataan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, melibatkan syahbandar di pelabuhan perikanan bersama unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Pengelola PPN Muara Angke, Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman, serta Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Jakarta.
Baca Juga: Gubernur Pramono Bakal Perluas Pelabuhan Muara Angke
Kapal-kapal yang berada di dermaga, kata dia, diarahkan untuk melakukan tambat labuh di area sekitar pelabuhan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.
Selain faktor kepadatan, ia menyebutkan kondisi cuaca buruk yang membuat banyak kapal belum berani melaut turut memperbesar jumlah kapal yang menumpuk di dermaga.
Kondisi ini, menurutnya, semakin menegaskan urgensi penataan agar tidak menimbulkan risiko bagi nelayan maupun pelaku usaha perikanan.
“Persoalan ini tidak bisa diselesaikan sendiri. Dibutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk pemilik kapal, agar penataan berjalan tertib dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Dengan penataan yang terstruktur, KKP berharap PPN Muara Angke dapat menjadi pelabuhan perikanan yang lebih aman, tertib, dan mendukung keberlanjutan usaha perikanan di Jakarta.
Artikel Terkait
Gubernur Pramono Bakal Perluas Pelabuhan Muara Angke