gaya-hidup

Kisah Dibalik Logo Apple yang Digigit

Selasa, 3 Februari 2026 | 12:03 WIB
Ilustrasi ((Foto: Unsplash))

"Yah, Anda tahu, bahwa ada istilah komputer yang disebut byte. Jadi, sepertinya rasa ini sempurna," pungkas Janoff.

Janoff melakukan proses pembuatan logo selama dua minggu. Dalam situs resminya, RobJanoff.com, proses pembuatan logo, dari pertemuan pertama hingga presentasi desain akhir, tidak membutuhkan waktu lama.

Saat menunjukkan hasilnya ke Jobs, Wozniak, dan Mike Markkula (investor awal Apple), ia menyajikan dua versi, satu tanpa gigitan, satu dengan gigitan. Sedangkan, untuk warnanya adalah warna solid, metalik, dan bergaris.

“Kami mempresentasikan dua versi logo. Satu tanpa gigitan dan satu dengan gigitan. Hanya untuk berjaga-jaga jika versi gigitan dikatakan terlalu lucu untuk Jobs. Namun, tidak disangka ia memilih logo dengan versi gigitan,” pungkas Janoff.

Jobs memilih logo dengan gigitan dan warna yang bergaris. Warna bergaris itupun diwarnai dengan warna pelangi tidak beraturan untuk menghiasi “daging buah”. Namun, warna daun yang mengambang tetap diwarnai hijau.

Warna pelangi ini memiliki makna bahwa Jobs ingin semua orang di Apple memiliki pemikiran yang berbeda-beda. Logo Apple berwarna pelangi bertahan cukup lama, yakni 22 tahun sejak tahun 1977 hingga 1998.

Setelah itu, perusahaan tidak lagi menggunakan pola pelangi di dalam warna logo buah apelnya. Ada yang menduga bahwa perubahan warna dilakukan karena perusahaan tengah berada dalam krisis keuangan. Sejak saat itu, mitos warna pelangi pada logo Apple pun hilang.

Walau berubah warna, bentuk logo tersebut tidak mengalami perubahan, hanya bentuk dasarnya dibuat berbeda, lebih simetris dan geometris sehingga lebih minimalis dan modern. Desain baru ini dikerjakan oleh Landor and Associates. Dikutip dari Kompas. 

Halaman:

Tags

Terkini

5 Buah yang Dapat Bantu Cegah Kolesterol Naik

Rabu, 25 Maret 2026 | 10:52 WIB

Ini Efek Samping Terlalu Banyak Makan Telur

Kamis, 5 Maret 2026 | 11:14 WIB

Kisah Dibalik Logo Apple yang Digigit

Selasa, 3 Februari 2026 | 12:03 WIB