gaya-hidup

Perlukah Anak Mengetahui Kondisi Keuangan Keluarga? Begini Jawab Psikolog

Jumat, 13 Februari 2026 | 12:48 WIB
Ilustrasi (AI)

GARUDA 24 JAM - Psikolog mengungkapkan, anak tidak seharusnya ikut mengetahui dan menanggung beban finansial keluarga atau orangtua, sebab hal tersebut dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental dan perkembangan mereka.

Dilansir dari Antara, seorang psikolog klinis anak Reti Oktania menjelaskan bahwa anak berada pada fase perkembangan yang di dalamnya dibutuhkan rasa aman, stabilitas, dan dukungan emosional.

Membebani anak dengan masalah ekonomi keluarga justru berisiko menimbulkan perasaan bersalah, kecemasan, dan rasa tidak berdaya.

“Anak tidak memiliki kapasitas untuk menyelesaikan masalah finansial orangtua. Mereka seharusnya fokus pada perkembangan, belajar, dan bermain. Beban ekonomi bukan tugas mereka,” kata Reti.

Banyak orang tua berpikir bahwa jika mereka tidak membicarakan utang atau perekonomian keluarga yang sedang sulit, anak akan tetap aman.

Namun, Reti menekankan bahwa anak memiliki kepekaan terhadap situasi yang ada di sekelilingnya.

“Anak bisa merasakan ketegangan, kecemasan, atau ketidakpastian dalam rumah tangga, meski tidak diberi tahu secara langsung tentang utang. Mereka menyerap suasana, bahasa tubuh, dan reaksi orang dewasa,” ungkapnya.

Orang tua sebaiknya membangun serta menjaga komunikasi yang positif, menenangkan anak, dan tetap memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi, di antaranya pendidikan, kesehatan, dan rasa aman.

Lingkungan sosial, seperti guru, teman, atau tetangga, juga dapat mendukung anak dengan cara berikut:

  1. Menyapa dan menanyakan kabar anak secara rutin
  2. Menunjukkan empati
  3. Memberikan bantuan sesuai kapasitas, misalnya fasilitas belajar tambahan
  4. Tidak menghakimi keluarga karena masalah finansial

Hal yang terpenting, menurut Reti, anak tetap merasa aman, didengar, dan tidak menjadi penyelesaian masalah bagi orang dewasa.

Reti menjelaskan bahwa hal terpenting adalah memperkenalkan konsep uang pada anak, tetapi harus disesuaikan dengan usia dan kapasitas perkembangan:

  1. Anak usia 3–5 tahun dapat diberi pelajaran dalam hal mengenal uang dan perbedaan harga sederhana.
  2. Usia 10–12 tahun dapat dimulai dengan menabung atau memahami tujuan jangka pendek. Diskusi mengenai kondisi keuangan keluarga secara mendalam sebaiknya ditunda hingga anak cukup dewasa, contohnya remaja atau awal SMA.

Tags

Terkini

5 Buah yang Dapat Bantu Cegah Kolesterol Naik

Rabu, 25 Maret 2026 | 10:52 WIB

Ini Efek Samping Terlalu Banyak Makan Telur

Kamis, 5 Maret 2026 | 11:14 WIB

Kisah Dibalik Logo Apple yang Digigit

Selasa, 3 Februari 2026 | 12:03 WIB