GARUDA 24 JAM – Puasa Ramadan kerap menjadi momentum bagi sebagian orang untuk memperbaiki pola makan menjadi lebih sehat, sekaligus jika ingin menurunkan berat badan.
Lalu, seperti apa pola makan sehat yang dapat diterapkan jika ingin menurunkan berat badan alias diet?
dr Ngabila Salama, MKM, Praktisi Kesehatan Masyarakat/Ketua Yayasan Ngabila Care Indonesia menyebutkan 5 tips diet saat puasa ramadan.
- Berbuka dengan buah-buahan
Berbuka puasa dengan kurma 3 buah untuk menambah energi dan menaikkan kadar gula cepat tapi tidak ekstrem. Hindari gorengan dan makanan terlalu manis karena kalorinya besar. Ingat, 1 buah gorengan setara 1 porsi nasi.
“Perbanyak makan sayur dan buah segar. Kurangi 5G - gula, garam, gluten, gorengan, gratisan saat berbuka dan sahur,” kata dr. Ngabila kepada Garuda 24 Jam, Senin (2/3/2026).
- Minum Air Putih
Minum air putih 10 gelas. 2 gelas sebelum sahur, 2 sebelum subuh, 2 sebelum dan sesuadah tarawih. Kalau lagi tidak puasa minum air putih 1 gelas sebelum dan sesudah sholat 5 waktu.
- Makan Porsi Seimbang
Makanlah porsi seimbang dan senyamannya, apakah itu sebelum atau sesudah tarawih dan saat sahur. Sahur lah mendekati imsak agar tidak lemas.
- Hindari Gula dan Manis
Menurut dr. Ngabila, saat sahur, jangan makanan bergula dan manis karena akan membuat kadar gula cepat naik, lalu cepat turun sehingga kita cepat lemas bahkan belum jam 12.00.
“Kalau bisa saat sahur, makan beras merah/roti gandum/sayuran tinggi serat agar kenyang bertahan lama dan tidak cepat lapar,” kata dia.
- Kurangi Makanan Pedas
Bagi penderita gangguan lambung, kata dr. Ngabila, kurangi makanan asam, pedas, kopi, teh, soda. Makanlah porsi sedikit-sedikit tapi sering saat berbuka, setelah tarawih, sahur.
Selesai makan jangan langsung tiduran. Ambil waktu sekitar 30 menit agar tidak mual/refluks. Ingat, jangan makan berlebihan dan berhenti sebelum kenyang. Selamat berpuasa