"Saat ini dilakukan penutupan Selat Hormuz oleh pasukan IRGC menyusul agresi terhadap Iran," kata Brigadir Jenderal IRGC Ibrahim Jabari.
Sebelumnya pada hari itu, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap target Iran, termasuk Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel dan juga menargetkan infrastruktur militer AS di kawasan Timur Tengah.
Teranyar, IRGC Iran, Minggu (1/3), mengeklaim pihaknya telah menyerang tiga kapal tanker milik AS dan Inggris di Teluk dan Selat Hormuz menggunakan rudal hingga terbakar.
Dalam sebuah pernyataan di outlet berita resmi IRGC, Sepah News, garda militer Iran itu menyebut juga menargetkan instalasi militer AS di Kuwait dan Bahrain, seperti dilaporkan Xinhua.