• Sabtu, 18 April 2026

Ganti Atap Rumah dari Seng ke Alduro, Solusi Sehat dan Nyaman

Photo Author
Zahara Sitio, Garuda 24 Jam
- Kamis, 19 Maret 2026 | 19:32 WIB
Penggantian atap dalam pelaksanaan program ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’ di salah satu rumah wartawan anggota Promedia Group di Citayam, Bogor. (Foto: Istimewa)
Penggantian atap dalam pelaksanaan program ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’ di salah satu rumah wartawan anggota Promedia Group di Citayam, Bogor. (Foto: Istimewa)

Atap Alduro juga diketahui lebih kuat dan berdaya tahan tinggi. 

Dengan material upcycle membuat atap Alduro tetap tahan terhadap cuaca ekstrem, tidak berkarat, dan tidak mudah retak atau pecah. 

Keunggulan lain dari atap Alduro adalah jauh lebih sehat dibandingkan dengan asbes yang berisiko bagi pernapasan. 

Alduro juga sudah tersertifikasi bebas logam berbahaya. 

Selain itu, lebih hemat, karena harga atap Alduro diketahui lebih terjangkau oleh masyarakat luas, serta proses pemasangannya yang mudah dan cepat, sehingga menghemat biaya tukang. 

“Kalau soal harga saya kurang tahu, tapi sepertinya lebih bersaing dan murah,” ungkap salah satu tukang pergantian atap Alduro. 

Direktur Utama PT Sirkular Karya Indonesia, Sugiarto Romeli sebelumnya mengungkapkan sifat dari atap Alduro ini mengurangi suara berisik dibandingkan dengan seng. 

"Jadi kalau suhu panas, atap Alduro bisa mengurangi kira-kira 10 persen. Kalau misalnya suhu di luar rumah itu 35 derajat celsius, maka di dalam rumah sekitar 31-32 derajat celsius," kata Sugiarto saat hadir dalam forum Jaringan Pemred Promedia (JPP), pada Rabu, 18 Februari 2026 lalu. 

Terkait hal itu, Sugiarto lantas membandingkan dengan atap yang berbahan seng yang justru dinilai membuat suasana rumah menjadi terasa panas. 

"Seng justru akan menambah panas, suhu di luar 35 derajat celsius, di dalam rumah bisa 45 derajat celsius," terangnya. 

Dari sisi kekuatan, Sugiarto menyebutkan atap Alduro lebih kuat dibandingkan seng yang dinilai lebih tipis dan mudah rapuh. 

"Dan atap ini sudah lolos tes pengujian dari Sukofindo," imbuhnya. 

Selain seng, Sugiarto menilai asbes memiliki dampak yang berbahaya bagi kesehatan penghuni rumah, karena debu yang berasal dari serat asbes dapat berpotensi menyebabkan kanker. 

"Pada saat patah ataupun terkena gesekan, debu dari asbes kalau kita hirup itu mengandung serat yang berbahaya dan bisa menyebabkan kanker," terang Sugiarto. 

"Kalau Alduro tidak, karena dari hasil tes uv untuk 10 tahun pemakaian tidak ada masalah," tandasnya. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Zahara Sitio

Tags

Terkini

X