“Sekolah Rakyat ini bukan sekadar sekolah, tapi upaya memuliakan keluarga miskin, menjangkau yang belum terjangkau, dan memungkinkan yang selama ini dianggap tidak mungkin,” jelasnya.
Ia pun mendorong pemerintah daerah di NTB turut berpartisipasi aktif dalam pengembangan program tersebut, termasuk menyiapkan lahan dan dukungan lain yang diperlukan.
Menutup arahannya, Gus Ipul mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya menurunkan kemiskinan secara nyata.
“Saya ingin kita bekerja bersama, berjamaah, supaya apa yang menjadi cita-cita kita yaitu mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan betul-betul bisa dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dalam kesempatan tersebut menilai Musrenbang tahun ini menjadi momentum penting karena mempertemukan langsung pemerintah pusat dan daerah dalam satu forum perencanaan.
Sementara Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menambahkan bahwa peran desa sangat menentukan dalam menurunkan kemiskinan.
Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Gubernur NTB dan Deputi BPKP tentang pengawasan bersama implementasi program unggulan daerah, serta penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Rancangan RKPD Tahun 2027.