Ciptakan suasana positif dan tunjukkan empati Anda di depannya. Perhatian orang tua terhadap rasa frustasi si kecil akan membuatnya tenang.
Berikan pelukan
Selain menunjukkan empati, Anda juga bisa memberikan pelukan hangat ketika anak sedang tantrum. Cara ini cukup efektif untuk meredam amarah yang tengah meluap dalam diri si Kecil.
Perlu diingat, pelukan yang dimaksud adalah pelukan yang erat, bukan peluk canda yang banyak menggunakan kata-kata.
Peluk buah hati Anda dengan erat dalam diam. Tidak perlu mengatakan apa pun pada si kecil. Pelukan yang Anda berikan akan memberikan rasa aman dan nyaman pada anak.
Pahami kebutuhan anak
Ketika anak tantrum, cobalah untuk menggali apa yang diinginkan si kecil. Buah hati Anda mungkin tantrum karena capek, merasa kelaparan, atau pencernaanya tidak nyaman.
Terapkan metode time out
Cara cerdas menghadapi anak tantrum yang berikutnya adalah memberikan time out bila anak bertindak agresif atau destruktif. Contohnya, jika anak mulai merusak barang-barang di sekitarnya.
Minta anak untuk masuk ke kamar sampai ia benar-benar tenang. Metode ini dilakukan bukan untuk menghukum, namun memberikan anak waktu untuk menenangkan diri dan mengontrol emosinya.
Alihkan perhatian anak
Balita sangat mudah melupakan sesuatu dan tertarik pada hal baru. Untuk itu, Anda bisa memanfatkan hal ini untuk mengalihkan perhatiannya agar anak tidak lagi tantrum.
Ada berbagai macam cara agar si kecil melupakan tantrumnya. Contohnya, ajak aak ke ruangan lain, atau tawarkan mainan kesayangannya. Selain itu, Anda juga bisa mengajak anak menyanyi dan melakukan aktivitas favorit lainnya.
Jangan mengumbar janji
Saat anak sedang tantrum, hindari mengumbar janji kepadanya. Sebab, anak akan selalu ingat janji orang tua dan akan menagihnya hingga terpenuhi. Selain itu, memberi janji tanpa menepati akan mengajarkan anak untuk ingkar janji