GARUDA 24 JAM - Teh susu atau milk tea kerap jadi minuman favorit banyak orang. Selain rasanya yang manis, teh susu juga creamy dan kadang dipadukan dengan berbagai topping membuatnya sulit ditolak.
Tapi di balik kenikmatannya, ada beberapa efek samping yang perlu Anda waspadai jika mengonsumsinya terlalu sering memicu memicu berbagai masalah kesehatan, hingga berpotensi berkembang menjadi penyakit kronis. ilansir dari laman Starhealth pada Sabtu, 4 April 2026.
Dilansir dari laman Starhealth pada Sabtu, 4 April 2026, berikut efek samping teh susu serta cara untuk mengurangi risikonya:
Gangguan Pola Tidur
Kafein dalam teh susu dapat mengganggu kualitas tidur. Pola tidur yang buruk bisa memicu berbagai masalah seperti kelelahan, depresi, hingga penyakit jantung.
Kenaikan Berat Badan
Susu yang mengandung lemak bisa menyebabkan kenaikan berat badan, sementara teh bisa membantu penurunan berat badan.
Namun, jika teh susu dikonsumsi dengan gula berlebih, justru dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko penyakit seperti diabetes dan gangguan jantung.
Masalah Pencernaan
Bagi yang intoleran laktosa, susu dalam teh bisa menyebabkan kembung, gangguan pencernaan, dan gas. Dalam kasus tertentu, kafein juga bisa menyebabkan sembelit.
Asam Lambung (Acidity)
Teh susu bisa memicu asam lambung, terutama jika menggunakan susu tinggi lemak atau dimasak terlalu lama. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pada lambung.
Dehidrasi
Kafein dalam teh susu dapat menyebabkan dehidrasi, yang berujung pada sembelit dan masalah pencernaan lainnya. Oleh karena itu, sebaiknya tidak minum teh susu saat perut kosong dan tetap menjaga asupan cairan.