• Sabtu, 18 April 2026

Sudin LH Jakbar Dorong Pegiat Lingkungan Kelola Sampah MBG

Photo Author
Zahara Sitio, Garuda 24 Jam
- Kamis, 26 Februari 2026 | 11:29 WIB
Achmad Hariadi, Kasudin LH Jakarta Barat (Foto: Dok. Pribadi)
Achmad Hariadi, Kasudin LH Jakarta Barat (Foto: Dok. Pribadi)

GARUDA 24 JAM - Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat Achmad Hariadi mengungkapkan tengah memetakan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya terkait pengelolaan sampah Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain program MBG sangat membantu gizi anak-anak, Hariadi mengingatkan agar setiap SPPG untuk terus mengelola limbah dan sampahnya setiap hari.

“Kami sedang menginventarisir dan memetakan jumlah terkin SPPG di wilayah Jakbar. Mereka harus mengelola air limbah nya & memperhatikan sampah organiknya, baik itu limbah di dapur maupun pasca kegiatan,” kata Hariadi kepada Garuda 24 Jam di Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (26/2/2026).

Hariadi juga meminta agar setiap SPPG di wilayah Jakbar melakukan tata kelola air limbah dan sampah organik maupun non-organik yang dihasilkan dari aktivitas penyediaan makanan skala besar.

Baca Juga: Ikhtiar Sudin LH Jakbar Bersinergi Kelola Sampah dengan Para Pegiat Lingkungan di Hulu

Menurut dia, sampah MBG ini, selain bisa dikelola menjadi bahan untuk magot, bisa juga nanti dibuat jadi bahan biodigester.

“Selain bisa dikelola jadi bahan magot, juga nanti buat bahan biodigester. Jadi artinya semua sampah MBG ini kita pastikan untuk dikelola,” ujar Hariadi.

Ia juga mengaku sudah ada beberapa SPPG yang sudah melapor dan LH arahkan untuk mengelola air limbah dan sampahnya.

“Kita sudah mulai beberapa SPPG yang kita monitor, yang sudah melapor, itu kita arahkan untuk mengelola sampah organiknya,” jelas dia.

Jika sampah tersebut telah dipilah di dapur SPPG, petugas LH nanti akan membawanya ke Tempat Pengolahan Sampah organik untuk dibuat menjadi bahan magot atau bahan biodigester.

Hariadi juga mendorong masyarakat atau pegiat lingkungan untuk mengelola sampah MBG.

“Ya, pokoknya kalau ada masyarakat yang ingin mengelola, itu lebih utama, Sudin LH Jakbar hanya menyelesaikan sampah bila ada residunya,” pungkas Hariadi. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zahara Sitio

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X