• Sabtu, 18 April 2026

Kerja Bakti Massal di Kalideres, Pemkot Jakbar Kebut Normalisasi PHB Buaran untuk Tekan Risiko Banjir

Photo Author
Zahara Sitio, Garuda 24 Jam
- Minggu, 12 April 2026 | 15:20 WIB
Kerja Bakti Massal di Kalideres, Pemkot Jakbar Kebut Normalisasi PHB Buaran untuk Tekan Risiko Banjir. (Kominfotik JB)
Kerja Bakti Massal di Kalideres, Pemkot Jakbar Kebut Normalisasi PHB Buaran untuk Tekan Risiko Banjir. (Kominfotik JB)

GARUDA 24 JAM - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat menggelar aksi kerja bakti serentak di RW 08, Kelurahan Kalideres, Minggu (12/4/2026), dengan melibatkan unsur legislatif serta ratusan personel gabungan.

Kegiatan ini difokuskan pada penanganan saluran Penghubung (PHB) Buaran yang selama ini menjadi salah satu titik rawan genangan saat hujan deras.

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah, menegaskan bahwa normalisasi saluran air menjadi langkah penting untuk mengurangi potensi banjir di wilayah tersebut.

Ia mengungkapkan, kondisi saluran sepanjang kurang lebih 430 meter itu dipenuhi sedimentasi lumpur yang telah menumpuk selama puluhan tahun.

“Pengerukan ini menjadi prioritas karena saluran tersebut belum pernah dibersihkan secara optimal sejak lama. Aliran air harus kembali lancar agar genangan di wilayah Kalideres, Cengkareng, dan sekitarnya bisa diminimalisir,” ujarnya.

Menurut Iin, persoalan banjir dan sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat serta pemangku kepentingan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari genangan.

“Kita butuh kolaborasi semua pihak. Dengan kerja bersama, target kota yang bersih, sehat, dan minim banjir bisa tercapai,” tegasnya.

Selain fokus pada pengendalian banjir, Pemkot Jakbar juga menyiapkan langkah jangka panjang melalui rencana pembangunan embung air bersih oleh PAM Jaya di kawasan TPU Tegal Alur. Lokasi tersebut dinilai strategis karena berada di area rendah yang kerap terdampak limpasan air dari sekitar jalur tol.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKB, Ahmad Ruslan. Ia menilai penanganan banjir di Kalideres membutuhkan pendekatan menyeluruh dan kebijakan terintegrasi di tingkat kota.

“Wilayah ini memang kerap dilanda genangan. Kehadiran pemerintah kota secara langsung tentu memberi harapan bagi warga agar ada solusi konkret yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi inisiatif warga RW 08 dalam menjalankan program pemilahan sampah berbasis lingkungan sebagai upaya preventif mengurangi beban saluran air.

Sementara itu, Wakil Camat Kalideres, Ziki Zulkarnain, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan sekitar 200 personel dari berbagai unsur, mulai dari PPSU, kader PKK, Dawis, hingga Suku Dinas terkait.

“Selain pengerukan PHB, kami juga membuat lubang biopori di sejumlah titik untuk meningkatkan daya serap air tanah,” jelasnya.

Tak hanya aspek kebersihan, Pemkot juga menaruh perhatian pada faktor keselamatan di sekitar saluran air. Pengawasan akan diperketat guna mencegah kejadian serupa insiden anak hanyut yang pernah terjadi di wilayah tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zahara Sitio

Tags

Terkini

X