jakarta

Jelang TKA SD-SMP Digelar, Sudin Pendidikan Jakbar: Berikan yang Terbaik untuk Prestasimu

Selasa, 31 Maret 2026 | 19:19 WIB
Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat Wilayah I Agus Ramdani (Garuda 24 Jam)

GARUDA 24 JAM – Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat Wilayah I Agus Ramdani mengatakan peserta didik untuk tingkat SD dan SMP yang mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) beberapa hari lagi harus memberikan yang terbaik untuk prestasimu.

“Kan sudah mempersiapkan diri dengan try out-try out bekerja sama dengan beberapa provider. Banyak melakukan latihan gratis. Artinya anak-anak sudah terbiasa berlatih. So…berikan yang terbaik untuk prestasimu,” kata Agus didampingi Diding Wahyudin Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat Wilayah I di ruangan kerjanya di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (31/3/2026).

Agus mengungkapkan TKA ini adalah bagian yang dapat meningkatkan hasil prestasi akademik peserta didik.

Baca Juga: Sudin Pendidikan Jakbar Imbau Sekolah Konsisten Berlakukan PP Tunas

Ia juga meminta kepada para siswa di Jakarta Barat Wilayah I untuk tidak perlu panik dan stres. Lakukan yang terbaik terhadap soal-soal yang sudah biasa dikerjakan selama ini.

“Kepada anak-anak, para siswa di Jakarta Barat 1 tentunya lakukan yang terbaik. Tidak perlu panik, tidak perlu stres, tapi lakukan yang terbaik yang memang sudah biasa dikerjakan selama ini,” kata Agus menyemangati para siswa.

Lebih jauh dijelaskan Agus, TKA ini adalah program yang dilakukan untuk memotret kemampuan literasi dan numerasi dari peserta didik yang hasilnya nanti menjadi bahan evaluasi.

“Sudah berhasil belum capaian literasi dan numerasinya? Jika hasilnya jelek, ya itu menjadi evaluasi kami di Sudin,” jelas Agus.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat Wilayah II Diding Wahyudin pada kesempatan tersebut mengungkapkan agar orangtua juga terus memberikan motivasi kepada anak-anaknya agar intensif melakukan persiapan matang.

“Mari orangtua berikan motivasi kepada anak-anak kita untuk melakukan persiapan matang untuk menghadapi TKA,” ujar Diding.

Di tempat terpisah, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Mu’ti mengajak siswa untuk jujur selama mengerjakan TKA. Ia juga meminta siswa dapat menjalaninya dengan riang gembira, alih-alih tertekan.

"Kami harapkan agar TKA ini dapat berlangsung dengan lancar dan sesuai dengan semangatnya, TKA itu kita mengusung nilai jujur, gembira. Sehingga jangan ada usaha-usaha untuk curang, jangan ada usaha-usaha untuk ya melakukan hal-hal yang tidak menggambarkan objektifitas dan kejujuran," ajaknya.

Ia mengingatkan siswa atau orang tua untuk tidak menakut-nakuti soal ujian TKA.

Sebaliknya, siswa harus bersemangat untuk mendapatkan nilai TKA karena bisa dijadikan modal daftar jalur prestasi di jenjang selanjutnya.

Mu'ti menyebut TKA berperan penting dalam mengukur kemampuan akademik siswa. Meski demikian, hasil TKA tidak akan dijadikan penentu kelulusan di sekolah.

"Walaupun memang tidak menjadi penentu kelulusan, tapi menjadi penentu untuk bagaimana kita bisa memperbaiki kualitas pembelajaran" jelasnya.

Nantinya, TKA akan dikombinasikan dengan nilai rapor dan prestasi lainnya dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi.

"Jadi jalur prestasi itu nanti ada nilai rapot dan ada hasil tes TKA. Yang non-akademik, itu ada prestasi olahraga, prestasi seni, dan kepemimpinan di sekolah. Ini semuanya akan menjadi salah satu penilaian dalam jalur prestasi," katanya.

Adapun materi yang diujikan dalam TKA relatif terbatas. Mendikdasmen menyebut hanya ada dua mata pelajaran utama yang diujikan secara nasional.

"Hanya matematika dan bahasa Indonesia. Yang lainnya, mata pelajaran yang lain, itu oleh masing-masing sekolah," pungkasnya. 

Tags

Terkini