jakarta

180 Personel Gabungan Bersihkan PHB Pasar Mitra, Tambora Perkuat Upaya Antisipasi Genangan

Minggu, 12 April 2026 | 15:16 WIB
Tambora perkuat upaya antisipasi genangan dengan menerjunkan ratusan petugas. (Istimewa)

GARUDA 24 JAM - Sebanyak 180 personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan kerja bakti di kawasan depan Pasar Mitra, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu (12/4/2026).

Aksi ini difokuskan pada pembersihan saluran penghubung (PHB) yang mengalami pendangkalan akibat timbunan lumpur dan sampah.

Camat Tambora, Pangestu Aji, mengungkapkan bahwa kondisi saluran saat ini sudah jauh dari ideal.

Dengan panjang sekitar 450 meter dan lebar empat meter, saluran tersebut seharusnya memiliki kedalaman dua meter. Namun, saat ini sebagian besar volumenya telah tertutup sedimentasi.

“Ketika kami turun langsung ke saluran, kedalamannya sudah sangat berkurang karena dipenuhi lumpur dan sampah. Ini tentu menghambat aliran air,” ujarnya.

Menurut Pangestu, kegiatan ini merupakan bagian dari kerja bakti serentak di wilayah Jakarta Barat yang menitikberatkan pada normalisasi saluran air sebagai langkah pencegahan genangan.

Meski Tambora tidak tergolong daerah rawan banjir, genangan masih kerap muncul saat hujan dengan intensitas tinggi.

“Saluran harus dijaga agar tetap berfungsi optimal. Ini penting untuk meminimalisir genangan di sejumlah titik,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pangestu juga memperkenalkan program TAMPAN (Tambora Tertib, Aman, Mandiri, Peduli, Asri, dan Nyaman) yang tengah digencarkan di wilayahnya.

Program ini mencakup berbagai aspek penataan, mulai dari ketertiban trotoar, penataan jaringan listrik melalui operasi penertiban listrik (OPAL), hingga pengelolaan sampah dan peningkatan keamanan lingkungan.

Ia menambahkan, persoalan sampah masih menjadi tantangan utama.

Berdasarkan data Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, sekitar 70 persen sampah di Tambora merupakan sampah residu.

“Kami terus mendorong masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah. Sampah organik bisa diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik dapat dimanfaatkan melalui bank sampah dan program 3R,” terangnya.

Selain itu, pihak kecamatan juga tengah menjajaki kerja sama dengan pihak swasta dalam pengelolaan limbah minyak jelantah guna menekan volume sampah rumah tangga.

Halaman:

Tags

Terkini