GARUDA 24 JAM - Cabang olahraga (Cabor) padel resmi masuk cabang perebutan medali dalam ajang Asian Games 2026 di Aichi dan Nagoya, Jepang.
Kepastian padel masuk cabor resmi Asian Games 2026 diumumkan setelah Panitia Pelaksana (AINAGOC), Dewan Olimpiade Asia (OCA), dan Federasi Padel Internasional (FIP) melakukan penandatanganan resmi nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).
"AINAGOC, OCA, dan FIP dengan senang hati mengumumkan penandatanganan resmi nota kesepahaman mengenai padel yang dikonfirmasi sebagai cabang olahraga resmi peraih medali di Asian Games," tulis situs resmi Asian Games 2026.
Nota kesepahaman tersebut menetapkan kerangka kerja yang jelas untuk kerja sama dan mendefinisikan peran serta tanggung jawab masing-masing pihak demi keberhasilan penyelenggaraan kompetisi padel di ajang empat tahunan ini.
Sesuai dengan kerangka kerja yang disepakati dan keputusan Dewan Eksekutif OCA, maka FIP akan memikul tanggung jawab utama untuk perencanaan, persiapan, dan penyelenggaraan kompetisi padel.
"AINAGOC akan bekerja sama erat dengan FIP untuk mendukung keberhasilan penyelenggaraan, memberikan dukungan yang secara tegas tercantum dalam MoU, sementara OCA akan mengawasi inklusi tersebut sesuai dengan tanggung jawab tata kelola dan regulasinya," demikian bunyi keterangan lanjutan.
Olahraga yang merupakan perpaduan antara tenis dan squash ini telah meledak popularitasnya dalam beberapa tahun terakhir. Cabor ini bahkan menarik minat pesohor olahraga dunia, seperti Carlos Alcaraz, Cristiano Ronaldo, hingga Max Verstappen.
Selain padel, Dewan Olimpiade Asia dalam pernyataan resminya akhir pekan lalu juga mengonfirmasi bahwa teqball, olahraga yang mengombinasikan sepak bola dan tenis meja, akan turut dipertandingkan sebagai nomor medali di Nagoya dan Aichi.
Asian Games edisi ke-20 tahun ini dijadwalkan berlangsung mulai 19 September hingga 4 Oktober mendatang. Pesta olahraga terbesar negara-negara Asia itu akan diikuti oleh 46 negara dan mempertandingkan sebanyak 43 cabang olahraga.