• Sabtu, 18 April 2026

Cerita Prabowo 34 Tahun Mengabdikan Diri Kembangkan Pencak Silat

Photo Author
Zahara Sitio, Garuda 24 Jam
- Sabtu, 11 April 2026 | 23:59 WIB
Cerita Prabowo 34 Tahun Mengabdikan Diri Kembangkan Pencak Silat. (Bakom RI)
Cerita Prabowo 34 Tahun Mengabdikan Diri Kembangkan Pencak Silat. (Bakom RI)

GARUDA 24 JAM - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menceritakan perjalanan panjang pengabdiannya di dunia pencak silat selama lebih dari tiga dekade.

Hal itu disampaikannya dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-16 Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Masa Bakti 2026–2030 di Jakarta Convention Center, Sabtu (11/4).

Dalam suasana penuh haru dan kebanggaan, Prabowo menyebut momen tersebut sebagai bagian penting dalam perjalanan hidupnya bersama pencak silat. Prabowo menuturkan, keterlibatannya di IPSI telah berlangsung selama 34 tahun, baik sebagai Wakil Ketua Umum maupun Ketua Umum.

Baca Juga: Pesan Prabowo ke Ketua Umum IPSI baru: Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

“Kalau dihitung hari ini, bisa dikatakan saya sudah mengabdi di pencak silat selama 34 tahun. Kalau tidak salah Sebagai Wakil Ketua Umum 4 periode. Kemudian sebagai Ketua Umum 5 periode,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan keputusan untuk tidak melanjutkan jabatannya sebagai Ketua Umum PB IPSI, seiring tanggung jawabnya sebagai Presiden RI.

“Alhamdulillah hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak lanjutkan sebagai Ketua Umum PB IPSI karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya, sehingga tidak mungkin saya efektif sebagai Ketua Umum PB IPSI,” ucapnnya.

Ia mengakui, dalam beberapa tahun terakhir dirinya tidak lagi aktif secara langsung, namun tetap memberikan dukungan bagi perkembangan pencak silat nasional.

“Saya pun minta maaf berapa saat ini, bisa dikatakan sudah hampir 3 tahun saya tidak terlalu aktif di depan. Tapi saya mendukung selalu dari belakang. Apalagi sekarang presiden, saya kira pembinaan PB IPSI akan lebih dahsyat lagi,” bebernya.

Prabowo juga mengingatkan bahwa kepemimpinan di IPSI adalah bagian dari estafet perjuangan, sekaligus menyinggung sosok pendahulunya. “Sebenarnya Ketua Umum PB IPSI itu adalah Pak Eddy Nalapraya. Saya hanya penggantinya. Saya tidak tahu pengganti saya siapa. Saudara yang akan putuskan,” ujar Prabowo.

Dalam refleksi pribadinya, Prabowo mengungkapkan bahwa kecintaannya terhadap pencak silat telah tumbuh sejak kecil, dipengaruhi oleh keluarga yang juga memiliki kedekatan dengan dunia pencak silat.

“Saya ingin sedikit nostalgia karena kakek saya salah satu juga Penggemar dan pendiri perguruan pencak silat di Madiun, Setia Hati. Itu tahun sebelum kemerdekaan,” katanya.

“Kemudian orang tua saya juga salah satu pembina Pengurus Besar IPSI cukup lama juga. Sehingga bagi saya, pencak silat adalah suatu panggilan sebagai anak bangsa,” Prabowo melanjutkan.

Meski tak lagi menjabat, Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pencak silat. “Dengan jabatan atau pun tidak, seorang pendekar adalah sampai napas dia terakhir, dia pendekar,” Prabowo menyatakan komitmennya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zahara Sitio

Tags

Terkini

PBSI Kirim 16 Wakil Berlaga di Kejuaraan Asia 2026

Selasa, 7 April 2026 | 11:21 WIB

Tragis, Italia Gagal ke Piala Dunia 2026

Rabu, 1 April 2026 | 21:39 WIB

Manchester City Juara Carabao Cup 2025/26

Senin, 23 Maret 2026 | 17:32 WIB

Maroko Juara AFCON 2025

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:22 WIB

Jawa Timur Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-17 2026

Minggu, 1 Maret 2026 | 19:17 WIB

Indonesia Kirim 14 Wakil Menuju All England 2026

Senin, 23 Februari 2026 | 14:29 WIB

Pramono Resmikan Maroedja Sport Park di Jakarta Barat

Jumat, 13 Februari 2026 | 11:14 WIB
X