GARUDA 24 JAM - Pelatih Gennaro Gattuso mundur menyusul kegagalan Italia tak lolos ke Piala Dunia 2026.
Gattuso akhirnya pergi setelah kurang dari satu tahun menangani timnas Italia.
Kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia untuk kali ketiga secara berturut-turut menjadi penyebab utama lengsernya Gattuso. Apalagi, Gianluigi Donnaruma dkk gagal hanya karena kalah adu penalti lawan tim yang kurang diperhitungkan, Bosnia-Herzegovina.
Ironis karena Italia sempat begitu yakin bisa mengakhiri mimpi buruk gagal ke Piala Dunia saat bertemu Bosnia dan bukan Wales.
Baca Juga: Tragis, Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
Bahkan pemain Italia sempat bersorak merayakan kemenangan Bosnia karena menganggap tim asuhan Sergej Barbarez bisa lebih mudah diatasi.
Aksi selebrasi mereka sempat tertangkap kamera televisi yang akhirnya viral. Tidak kurang tingkah pemain Italia mendapat kecaman dari mantan pemain Bosnia yang pernah bermain di Serie A, Miralem Pjanic.
Lebih dari itu, Pjanic mengungkapkan bila Bosnia bakal membuat kejutan. Dan prediksi eks bintang Juventus ini menjadi kenyataan karena Bosnia menghajar pasukan Gattuso lewat adu penalti.
Kekalahan memalukan yang memaksa Presiden FIGC, federasi sepak bola Italia, Gabriele Gravina meletakkan jabatan. Tak hanya itu, koordinator timnas yang juga legenda kiper Italia Gianluigi Buffon sudah lebih dulu mengundurkan diri.
Terakhir, Gattuso yang memutuskan mundur. Meski diminta bertahan hingga Juni saat Italia melakoni dua uji coba, namun eks pelatih AC Milan dan Napoli ini memilih untuk pergi.
“Dengan berat hati dan kegagalan kami mencapai target jangka pendek, saya merasa waktu saya sebagai pelatih timnas sudah berakhir,” kata Gattuso dalam pernyataannya yang dikutip Football Italia.
“Seragam Azzurri jelas yang paling berharga di sepak bola. Dengan pertimbangan tersebut, ini menjadi satu-satunya jalan yang tepat terkait dengan sikap federasi dalam mengambil keputusan di masa mendatang,” ujar Gattuso yang mengaku terhormat mendapat kesempatan menangani timnas Italia.
“Sebuah kehormatan bisa menangani tim nasional, terutama bisa bersama para pemain yang memiliki komitmen dan dedikasi,” kata dia lagi.
Gattuso menggantikan Luciano Spalletti pada Juni tahun lalu. Spalletti diberhentikan setelah gagal membawa Italia mempertahankan gelar juara di Piala Eropa 2024.