Puncaknya saat Italia dihajar Norwegia 3-0 di laga pertama kualifikasi Piala Dunia 2026.
Hanya penunjukan Gattuso memang di luar dugaan karena dirinya tak menunjukkan kinerja meyakinkan sebagai pelatih.
Gattuso hanya mampu membawa Napoli memenangi Coppa Italia dan lebih sering menuai kegagalan saat menangani AC Milan, Fiorentina, Valencia hingga Marseille.
Dirinya memang menorehkan hasil yang cukup mengesankan karena membawa Italia menang enam kali, satu kali kalah dan imbang dari delapan pertandingan. Namun kematangan dan pengalaman akhirnya yang menjadi penentu.
Saat adu penalti melawan Bosnia, Gattuso secara mengejutkan menunjuk anak muda Francesco Pio Esposito sebagai penendang pertama. Menanggung beban mental yang berat, striker Inter Milan berusia 20 ini gagal menuntaskan eksekusi setelah tendangannya melambung.
Alhasil hanya Sandro Tonali yang bisa menjalankan tugas. Sedangkan empat penendang Bosnia bisa menuntaskan eksekusi sehingga menang 4-2.
Dengan mundurnya Gattuso, sejumlah pelatih sudah disebut-sebut menangani timnas. Mancini dan Conte yang pernah melatih Italia menjadi kandidat.
Selain itu ada Massimiliano Allegri yang saat ini menangani AC Milan. Namun Mancini yang diprediksi paling berpeluang kembali menangani timnas.