Ia mencontohkan, program biopori yang telah diterapkan di beberapa wilayah mampu membantu penyerapan air sekaligus mengolah sampah organik.
“Kita ingin setiap wilayah punya unggulan masing-masing yang bisa menjadi contoh bagi wilayah lain. Ini penting untuk mendorong inovasi di tingkat masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Iin juga menegaskan bahwa pembangunan di Jakarta Barat tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk akademisi, BUMD, dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Saya yakin para RT dan RW di Jakarta Barat memiliki pengalaman yang luar biasa. Mari kita berbagi dan saling menguatkan agar pembangunan di wilayah bisa semakin optimal,” pungkasnya.