• Sabtu, 18 April 2026

Harga Minyak Bergejolak, Ini Langkah Korsel Hadapi Krisis Energi Berkepanjangan

Photo Author
Zahara Sitio, Garuda 24 Jam
- Rabu, 18 Maret 2026 | 20:50 WIB
Ilustrasi krisis energi (ChatGPT)
Ilustrasi krisis energi (ChatGPT)

GARUDA 24 JAM - Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menekankan perlunya persiapan menghadapi konflik berkepanjangan di Timur Tengah dan langkah antisipasi jika harga minyak kembali bergejolak.

"Sekarang kita perlu mengembangkan langkah-langkah dengan asumsi situasi berkepanjangan, termasuk skenario terburuk," kata Lee dalam rapat pemerintah pada Selasa (17/3/2026).

Ia mengatakan jika dinamika saat ini berlanjut, harga minyak yang stabil baru-baru ini bisa kembali melonjak sehingga meningkatkan tekanan terhadap ekonomi dan standar hidup.

Lee memerintahkan para pejabat Korea Selatan (Korsel) memanfaatkan saluran diplomatik untuk memastikan pasokan energi alternatif yang stabil.

Korsel sebelumnya telah mengambil langkah serupa dengan mengimpor tambahan minyak dari Uni Emirat Arab, katanya.

Lee juga menyerukan persiapan konservasi energi nasional yang bisa mencakup pembatasan penggunaan mobil, seperti sistem lima atau 10 hari.

Pihak berwenang dapat mempertimbangkan penerapan kontrol ekspor dan status darurat energi, termasuk meningkatkan produksi di pembangkit listrik tenaga nuklir, jika diperlukan.

"Sebagai langkah jangka menengah, perlu beralih dari sistem energi berbasis bahan bakar fosil ke sistem energi terbarukan sesegera mungkin," kata Lee dilansir Antara dari Yonhap-OANA.

Ia juga menyoroti risiko sosial dari krisis berkepanjangan yang dapat membebani kelompok rentan dan mendorong pihak lain mencari keuntungan.

Ia mendesak penyusunan cepat anggaran tambahan untuk mendukung kelompok rentan dan para eksportir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zahara Sitio

Tags

Terkini

X