• Sabtu, 18 April 2026

IMF dan Bank Dunia Buka Hubungan Kembali dengan Venezuela

Photo Author
Zahara Sitio, Garuda 24 Jam
- Jumat, 17 April 2026 | 16:41 WIB
Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva. (ANTARA/Xinhua/Hu Yousong)
Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva. (ANTARA/Xinhua/Hu Yousong)

GARUDA 24 JAM - IMF dan Bank Dunia kembali membuka hubungan dengan Venezuela setelah putus sejak 2019. Venezuela sendiri telah menjadi anggota IMF dan Bank Dunia sejak 1946.

Menurut Al Jazeera yang dikutip Jumat, 17 April, keputusan itu membuka jalan bagi Caracas untuk kembali meminta bantuan keuangan internasional jika dibutuhkan.

Pemulihan hubungan itu dilakukan di bawah pemerintahan Presiden sementara Delcy Rodriguez. Hubungan kedua lembaga keuangan berbasis di Washington itu dengan Caracas terhenti setelah muncul perpecahan internasional soal siapa pemimpin sah Venezuela, Nicolas Maduro atau Juan Guaido, seusai pemilihan presiden yang disengketakan.

Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengatakan lembaganya telah melanjutkan kembali hubungan kerja dengan Venezuela.

Seperti dilaporkan Al Jazeera, ia menyebut langkah itu diambil berdasarkan pandangan negara-negara anggota dan diharapkan dapat memberi manfaat bagi rakyat Venezuela.

Tak lama kemudian, Bank Dunia menyatakan akan mengikuti langkah IMF. Lembaga itu juga menyebut pinjaman terakhir yang diberikannya kepada Caracas terjadi pada 2005.

Pengumuman ini muncul beberapa pekan setelah pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mencabut sanksi terhadap Rodriguez.

Langkah itu menjadi bagian dari upaya Washington memberi legitimasi kepada pemimpin sementara Venezuela tersebut.

Rodriguez, yang mengambil alih kekuasaan pada Januari setelah Maduro diculik dan dibawa ke Amerika Serikat untuk menghadapi dakwaan perdagangan narkoba dan kepemilikan senjata, menyambut keputusan itu.

Ia menyebut pemulihan hubungan tersebut sebagai pencapaian besar diplomasi Venezuela.

Keputusan IMF dan Bank Dunia itu memberi ruang bagi Venezuela untuk mengajukan bantuan keuangan jika pemerintah menilai kondisi fiskalnya perlu diperkuat.

Negara Amerika Latin itu memiliki salah satu beban utang terbesar di dunia, dengan total kewajiban luar negeri diperkirakan melebihi US$150 miliar.

Pada 2020, IMF menolak permintaan pinjaman darurat Venezuela sebesar US$5 miliar untuk membantu penanganan pandemi COVID-19. Saat itu, belum ada konsensus internasional mengenai legitimasi kepemimpinan Maduro.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zahara Sitio

Tags

Terkini

X