• Sabtu, 18 April 2026

Kim Jong-un Kembali Terpilih Sebagai Presiden Korut, Ini Kata Presiden Putin

Photo Author
Zahara Sitio, Garuda 24 Jam
- Selasa, 24 Maret 2026 | 07:00 WIB
Kim Jong-un dan Vladimir Putin (Wikimedia Commons-Alexei Nikolsky-The Presidential Press and Information Office-Kremlin.ru)
Kim Jong-un dan Vladimir Putin (Wikimedia Commons-Alexei Nikolsky-The Presidential Press and Information Office-Kremlin.ru)

GARUDA 24 JAM - Kim Jong-un terpilih kembali sebagai Presiden Urusan Negara Republik Demokratik Korea.

Terpilihnya Kim Jong-un ini mendapat ucapan selamat dari Presiden Vladimir Putin.

Dalam telegram ucapan selamat yang diunggah di situs web Kremlin, Putin memastikan kemitraan strategis antara Rusia dan Korea Utara akan dilanjutkan, dalam ucapan selamat yang dikirimkan untuk Pemimpin Kim Jong-un.

"Kamerad Kim Jong-un yang terhormat, terimalah ucapan selamat tulus saya atas terpilihnya kembali Anda sebagai Presiden Urusan Negara Republik Rakyat Demokratik Korea," bunyi dokumen tersebut, melansir TASS (23/3).

Kantor Berita Pemerintah Korut KCNA melaporkan pada Hari Senin, "Majelis Rakyat Tertinggi (SPA) DPRK memilih kembali Kim Jong-un sebagai Presiden Urusan Negara Republik Rakyat Demokratik Korea pada Sidang Pertama, kegiatan urusan negara pertama dari masa jabatan ke-15, pada 22 Maret."

Laporan tersebut mengatakan, keputusan untuk memilih kembali Kim ke "jabatan tertinggi" mencerminkan "kehendak dan keinginan bulat seluruh rakyat Korea," seperti dikutip dari Channel News Asia.

Menurut Presiden Putin, keputusan para anggota parlemen Majelis Rakyat Tertinggi jelas menunjukkan dukungan publik yang bulat terhadap upaya pemimpin Korea Utara untuk mengatasi tantangan sosial-ekonomi negara dan mempertahankan kedaulatan serta kepentingan sahnya di panggung internasional.

Telegram tersebut mencatat, Moskow dan Pyongyang akan terus bekerja sama untuk lebih mengembangkan kemitraan strategis mereka.

"Tentu saja, kami akan melanjutkan kerja sama erat kami dalam pengembangan kemitraan strategis komprehensif antara Moskow dan Pyongyang. Ini tidak diragukan lagi melayani kepentingan mendasar rakyat kita," tegas Presiden Putin.

Pemimpin Kremlin juga menekankan, Moskow sangat menghargai kontribusi pribadi Pemimpin Kim dalam memperkuat hubungan bilateral.

"Rusia sangat menghargai kontribusi pribadi Anda dalam memperkuat hubungan persahabatan dan aliansi antara negara kita," katanya dalam telegram kepada Pemimpin Korea Utara.

"Saya berharap Anda sukses lebih lanjut dalam tugas-tugas kenegaraan Anda yang bertanggung jawab, serta kesehatan dan kesejahteraan yang baik," pungkas Presiden Putin.

Sebelumnya, dalam Kongres ke-9 Partai Buruh Korea pada Februari lalu, para anggota parlemen memilih kembali Kim Jong-un sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh Korea. Kim adalah penguasa generasi ketiga dari negara bersenjata nuklir yang didirikan oleh kakeknya, Kim Il-sung, pada tahun 1948.

Diketahui, Kim telah menjadi Pemimpin Korut menggantikan sang ayah Kim Jong-il pada tahun 2011. Kim Jong-il wafat pada 17 Desember 2011. Sejak 2016, ia memimpin Komisi Urusan Negara, organ kekuasaan negara tertinggi yang bertanggung jawab atas masalah kebijakan negara. Gelar resminya adalah Ketua Komisi Urusan Negara Korea Utara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zahara Sitio

Tags

Terkini

X