internasional

Presiden Trump Ancam Serang Pembangkit Listrik di Seluruh Iran, Ini Alasannya

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:11 WIB
Ilustrasi isi BBM (Foto: Momobil.id)

Peringatan Trump itu muncul ketika perang di Timur Tengah memasuki minggu keempat. Sejauh ini AS-Israel telah menyerang bangunan sekolah dasar di Iran menyebabkan lebih dari 150 orang tewas, termasuk para siswi. AS-Israel juga melakukan serangan lebih dahulu terhadap fasilitas penyulingan air minum sipil, kilang minyak, kantor perbankan, hingga fasilitas nuklir di Iran.

Iran kemudian membalasnya dengan menargetkan pangkalan militer gabungan Inggris-AS hingga aset-aset AS di Timur Tengah. AS kemudian kembali membalas dengan menyerang lagi situs pengayaan nuklir utama Iran di Natanz.

Kantor berita resmi Iran, Mizan, mengatakan tidak ada kebocoran setelah serangan terhadap fasilitas nuklir Natanz, yang terletak hampir 135 mil di tenggara Teheran, akibat serangan terhadap pengayaan nuklir utama Iran yang sejauh ini dibuktikan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) atau Badan Pengawas Nuklir PBB untuk kebutuhan sipil.

Menurut IAEA, sebagian besar dari sekitar 970 pon uranium yang diperkaya Iran berada di tempat lain, di bawah reruntuhan di fasilitas Isfahan, dengan jumlah yang lebih sedikit di Natanz. IAEA dalam akun X-nya mengatakan bahwa mereka telah diberi informasi tentang serangan tersebut dan sedang menyelidikinya. Dikutip dari VOI.

Halaman:

Tags

Terkini